Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Gaungkan Arah Baru Ekonomi untuk Rakyat




BONEWANUAKKU.COM, JAKARTA  —  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dilaksanakan di Jakarta International Convention Center, Rabu (23/7/2026). Acara yang berlangsung meriah itu mengusung tema ''Prabowonomics" Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi, sebagai bentuk komitmen PKB dalam mendukung kebijakan ekonomi Presiden Prabowo yang berorientasi pada kemandirian dan kesejahteraan rakyat.

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan tema Harlah tahun ini terinspirasi dari perjuangan Presiden Prabowo dalam membangun dan mengawal ekonomi yang berpihak kepada rakyat.

Menurutnya, PKB berkomitmen mengawal seluruh program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi rakyat dan mempercepat pemerataan pembangunan.

"PKB berkomitmen mendukung apa yang dipimpin Presiden Prabowo. Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Cak Imin.

Ia mencontohkan rencana pembangunan 5.000 jembatan sebagai salah satu program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat karena mampu membuka akses ekonomi, meningkatkan konektivitas, dan mendorong pertumbuhan daerah.

Cak Imin berharap, memasuki usia ke-28 tahun, PKB semakin matang sebagai partai yang membawa manfaat dan keberkahan bagi bangsa Indonesia.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengaku bahagia dan terharu atas dukungan yang diberikan PKB terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.

"Saya sangat bahagia dan terharu karena PKB pada hari ulang tahunnya dengan begitu tegas menyampaikan dukungannya terhadap arah baru ekonomi kita," kata Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa seluruh gagasan yang dijalankannya bukanlah konsep baru, melainkan upaya menjalankan amanat para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33 dan Pasal 34.

"Keyakinan saya terhadap Proklamasi dan UUD 1945, terutama Pasal 33 dan Pasal 34. Gagasan saya tidak ada yang baru, saya hanya ingin menegakkan Undang-Undang Dasar kita. Saya hanya memperjuangkan Pasal 33 dan Pasal 34 karena itulah warisan dan roh para pendiri negara," tegasnya.

Prabowo menambahkan, cita-cita pemerintah adalah memastikan seluruh kekayaan Indonesia dapat dinikmati sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

"Kita menginginkan rakyat kita hidup layak. Saya melihat arah perjuangan kita sudah dipahami. Kita harus berjuang agar kekayaan bangsa ini benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Terima kasih PKB, mari kita berjuang bersama," ujarnya.

Puncak Harlah ke-28 PKB turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan partai politik, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menerima rekomendasi Ijtima Ulama PKB sebagai masukan dalam mendukung pelaksanaan program pemerintahan dan pembangunan nasional. (*)