BONEWANUAKKU.COM, BONE — Pembangunan jembatan gantung dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1407/Bone memasuki tahapan paling krusial. Personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD mulai memasang tali sling baja sebagai penyangga utama sekaligus pagar pengaman di sisi kanan dan kiri jembatan yang dibangun di Desa Tadang Palie, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Selasa (28/7/2026).
Pemasangan tali sling baja menjadi salah satu tahapan terpenting dalam proses pembangunan jembatan gantung. Komponen ini berfungsi sebagai penopang utama yang akan menahan seluruh beban konstruksi sehingga pengerjaannya dilakukan dengan sangat teliti, presisi, dan sesuai standar keamanan.
Setelah proses perakitan sling selesai, personel Satgas langsung melanjutkan pemasangan pagar pengaman di kedua sisi jembatan. Kehadiran pagar tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan konstruksi agar jembatan nantinya aman dan nyaman digunakan masyarakat.
Suasana gotong royong terlihat begitu kuat selama proses pembangunan berlangsung. Personel Satgas TMMD bekerja berdampingan dengan warga Desa Tadang Palie untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat yang selama ini cukup terbatas. Kehadiran jembatan akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Program TMMD ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu percepatan pembangunan di daerah terpencil. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, TMMD diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan warga.
Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan perkembangan positif, Satgas TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu. Setelah rampung, jembatan gantung tersebut diharapkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Tadang Palie dan sekitarnya sebagai jalur penghubung yang aman, kuat, dan mendukung aktivitas sehari-hari. (*)
