![]() |
BONEWANUAKKU.COM, BONE — Carnaval Budaya Pesta Rakyat Pesisir 2026 menjadi salah satu kegiatan yang mewarnai rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia khususnya di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Rabu (12/8)
Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Maya Damayanti Andi Akmal ini berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas dan kekayaan budaya masyarakat. Carnaval tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus melestarikan budaya lokal.
Ketua Panitia, M. Nurhan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Wakil Bupati Bone dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan di Tanete Riattang Timur.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengangkat potensi budaya yang dimiliki masyarakat Tanete Riattang Timur.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Carnaval budaya ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus momentum untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya yang ada di Tanete Riattang Timur,” ujarnya.
Carnaval diikuti sekitar 41 peserta yang terbagi dalam empat kategori, di antaranya majelis taklim, peserta dari Sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) Hingga SMA, Instansi, dan umum.
Seluruh peserta menampilkan berbagai macam atraksi budaya mulai dari Kostum carnaval,tari-tarian, makanan khas, busana daerah hingga yel-yel.
Sementara itu, Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, mengatakan Carnaval Budaya Pesta Pesisir merupakan rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, setelah sebelumnya masyarakat mengikuti kegiatan gerak jalan.
Ia mengajak seluruh masyarakat Tanete Riattang Timur untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut dengan menjaga kedamaian dan kekompakan.
“Tanete Riattang Timur adalah masyarakat yang cinta damai. Mari kita jaga kekompakan dan solidaritas serta terus membangun kebersamaan,” katanya.
Andi Habibie menambahkan, carnaval juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Forkopimcam, pemerintah daerah, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus terjaga dalam membangun wilayah.
Wakil Bupati Bone dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kecamatan Tanete Riattang Timur yang dinilai menjadi satu-satunya kecamatan yang menggelar festival budaya dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurutnya, terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan hasil gotong royong dan kerja sama berbagai pihak.
“Ini bukan sekadar carnaval, tetapi menjadi ruang bagi kita semua untuk melestarikan budaya sekaligus membangun sebuah event budaya yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan menjadi event tahunan,” ujarnya.
Ia juga menilai kegiatan budaya seperti Carnaval Pesta Pesisir dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kehadiran pelaku UMKM yang semakin marak di Tanete Riattang Timur menjadi salah satu indikator berkembangnya potensi ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Andi Syamsiar Halid bersama unsur Forkopimcam, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelaku UMKM dan warga Tanete Riattang Timur.
Carnaval budaya pun berlangsung semarak dan menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (*)
