![]() |
BONEWANUAKKU.COM, BONE– Penantian masyarakat Kelurahan Maccope, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, untuk memiliki akses penyeberangan yang aman akhirnya terwujud. Jembatan Perintis Garuda yang dibangun atas inisiasi Kodim 1407/Bone dibawah komando Dandim Letkol Inf La Ode Muhammad Idrus dibawah naungan korem 141/Toddopuli, kini telah diresmikan dan menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar menghadirkan infrastruktur penghubung, tetapi juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Selama kurang lebih dua bulan proses pembangunan, personel TNI harus melewati medan yang berat, menyeberangi sungai, serta mengangkut material ke lokasi bersama warga.
Di balik proses pembangunan yang berlangsung selama dua bulan lamanya, masyarakat turut memberikan dukungan penuh. Kaum ibu di Kelurahan Maccope secara sukarela menyiapkan logistik dan makanan bagi personel yang bekerja setiap hari, sehingga semangat kebersamaan terus terjaga hingga jembatan selesai dibangun.
Jembatan Perintis Garuda kini hadir sebagai akses vital yang memudahkan mobilitas warga sekaligus menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadirannya juga menjadi simbol kuat sinergi TNI dan rakyat dalam membangun daerah.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, yang meresmikan langsung jembatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1407/Bone dan seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan impian masyarakat.
![]() |
"Terima kasih telah membantu masyarakat. Dengan adanya pembangunan jembatan ini, akses masyarakat semakin baik dan menjadi urat nadi dalam menggerakkan perekonomian di Maccope. Ini merupakan hasil sinergi dan kerja sama yang patut diapresiasi," ujar Bupati Bone.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjawab harapan masyarakat yang selama ini harus melintasi jembatan lama dengan kondisi yang rapuh dan membahayakan keselamatan.
"Harapan masyarakat akhirnya terjawab. Respons cepat TNI dalam membantu masyarakat menunjukkan pengabdian yang penuh tanggung jawab," katanya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli, Brigadir Jenderal TNI Andre Clift Rumbayan, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan ini berawal dari perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap perjuangan masyarakat, khususnya anak-anak yang setiap hari harus menyeberangi sungai untuk bersekolah maupun beraktivitas.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Dandim 1407/Bone beserta seluruh personel yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Dandim 1407/Bone dan seluruh anggota yang telah berpartisipasi. Saya salut atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Maccope. Semoga jembatan ini dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang," ujarnya.
Danrem juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Maccope yang ikut bergotong royong selama proses pembangunan, termasuk dukungan logistik yang disiapkan oleh para ibu-ibu setempat.
"Kurang lebih dua bulan pembangunan jembatan ini berlangsung. Dukungan masyarakat, terutama ibu-ibu yang membantu menyediakan logistik, menjadi bukti kuatnya kebersamaan antara TNI dan rakyat. Terima kasih atas seluruh dukungannya," tambahnya.
Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Maccope kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan layak. Lebih dari sekadar jembatan, bangunan ini menjadi simbol pengabdian TNI, semangat gotong royong, serta harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bone. (*)

