![]() |
BONEWANUAKKU.COM, MAKASSAR — Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026 terus dimatangkan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sulsel mulai menggenjot kesiapan infrastruktur dan venue pertandingan guna memastikan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi itu berlangsung sukses pada 7–14 November 2026.
Keseriusan tersebut terlihat dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Dispora Sulsel, Jalan Pajjaiang, Makassar, Kamis (18/6/2026). Pertemuan yang dipimpin langsung Kepala Dispora Sulsel, H. Suherman, SE., MM., menjadi forum strategis untuk mengevaluasi sekaligus memastikan kesiapan Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone sebagai tuan rumah bersama PORPROV XVIII.
Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wajo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone H. A. Akbar, S.Pd., M.Pd., Ketua Umum KONI Sulawesi Selatan, Ketua Umum KONI Kabupaten Wajo, serta Ketua Umum KONI Kabupaten Bone, Drs. Asiswa Karim. Turut mendampingi Sekretaris Umum KONI Bone, Mukhlis, S.Pd., M.Pd.
Fokus utama pembahasan adalah kesiapan sarana dan prasarana olahraga di kedua daerah penyelenggara. Pemerintah provinsi bersama KONI dan pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh venue pertandingan memenuhi standar dan siap digunakan untuk menyambut ribuan atlet, pelatih, ofisial, serta pendukung dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Salah satu keputusan penting dalam rapat tersebut adalah penetapan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah 20 cabang olahraga. Penunjukan ini semakin menegaskan peran strategis Wajo dalam menyukseskan ajang olahraga empat tahunan tersebut.
Sebanyak 20 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Kabupaten Wajo meliputi Aquatik, Sepak Takraw, Bola Basket, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Petanque, Gateball, Tenis Lapangan, Balap Motor, Pencak Silat, Karate, Kempo, Kick Boxing, Taekwondo, Biliar, Tinju, Muaythai, Softball, Bola Tangan, dan Hoki.
Sementara itu, cabang olahraga sepak bola akan menggunakan sistem venue bersama antara Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone. Skema ini dinilai menjadi solusi ideal untuk memaksimalkan pemanfaatan fasilitas olahraga yang tersedia di kedua daerah sekaligus memperluas dampak ekonomi dan sosial dari penyelenggaraan PORPROV.
Penetapan Wajo sebagai lokasi pertandingan 20 cabang olahraga menunjukkan kesiapan daerah tersebut dalam mengambil peran besar pada ajang olahraga bergengsi Sulawesi Selatan. Selain menjadi arena kompetisi atlet terbaik daerah, PORPROV juga diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas sarana olahraga, pembinaan atlet, serta penggerak roda perekonomian masyarakat melalui meningkatnya aktivitas kunjungan selama pelaksanaan event.
Rapat koordinasi ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah daerah, dan KONI untuk menghadirkan PORPROV XVIII yang sukses, berkualitas, dan membanggakan. Dengan waktu persiapan yang terus berjalan menuju November 2026, sinergi antara Kabupaten Wajo, Kabupaten Bone, Dispora Sulsel, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mewujudkan penyelenggaraan yang sukses secara teknis maupun prestasi.
PORPROV XVIII Sulsel 2026 kini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi daerah, kesiapan infrastruktur, serta optimisme bersama untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan di tingkat yang lebih tinggi.
