![]() |
| Foto Ilustrasi |
BONEWANUAKKU.COM, BONE– Aktivitas membakar sampah kembali menelan korban. Dua unit rumah warga di Desa Uloe, Dusun III, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, hangus terbakar akibat api yang diduga berasal dari pembakaran sampah, Kamis (15/1/2026) siang.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.34 WITA dan melibatkan tiga unit rumah, terdiri atas dua rumah yang terbakar habis—masing-masing rumah panggung dan rumah permanen—serta satu unit rumah lainnya terdampak.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone Andi Iskandar, api diduga merambat dengan cepat dari lokasi pembakaran sampah menuju rumah warga yang berada di sekitarnya.
Tak lama setelah menerima laporan pada pukul 12.35 WITA, personel Peleton 3 UPT Damkar Wilayah Tellu Siattinge langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 12.50 WITA.
Sebanyak empat unit armada dikerahkan dalam proses pemadaman, masing-masing satu unit mobil penyiram dari Pos Mako, satu unit mobil penyiram Pos Emergency Center, satu unit mobil tangki bantuan BPBD, serta satu unit armada tambahan.
Upaya pemadaman turut dibantu oleh warga setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan BPBD Kabupaten Bone.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 14.00 WITA dan situasi dinyatakan aman serta terkendali,” ujar petugas Damkar dalam laporannya.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah warga terdampak, di antaranya Agustan (36), Hj. A. Maydah (65) beserta anggota keluarganya, serta Ibu Anggun (37).
Selain menghanguskan bangunan rumah, kebakaran juga mengakibatkan kerusakan satu unit sepeda motor dan satu unit bentor. Total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta.
Beruntungnya tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.
Petugas pemadam kebakaran mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan pembakaran sampah, terutama di kawasan permukiman padat dan saat cuaca panas serta berangin.
“Kami mengingatkan warga agar tidak membakar sampah sembarangan karena berisiko memicu kebakaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” imbau petugas.
Sekitar pukul 15.00 WITA, seluruh personel Damkar dan Penyelamatan meninggalkan lokasi kejadian setelah kondisi dinyatakan hijau, aman, dan terkendali. (*)
