BONEWANUAKKU.COM, BONE — Dalam upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri untuk Masyarakat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Polda dan Polres di Indonesia pada Jumat, 13 Maret 2026.
Di wilayah hukum Polres Bone, Polda Sulawesi Selatan, kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut akan dipusatkan di halaman Kantor Polsek Tanete Riattang, Jalan M.H. Thamrin No. 2, Watampone.
Program ini merupakan hasil kerja sama Polri dengan sejumlah instansi dan lembaga, di antaranya BUMN, Badan Pangan Nasional, serta Perum Bulog. Sinergi tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Beberapa bahan pangan yang disediakan dalam program Gerakan Pangan Murah Polri antara lain beras SPHP seharga Rp58.000 per sak, minyak goreng bantal Rp15.000 per liter, gula polos 1 kilogram Rp17.500, gula Manis Kita 1 kilogram Rp18.500, minyak goreng Befood Rp19.500 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, beras premium Punokawan 5 kilogram Rp74.500 per sak, serta telur ayam ras Rp55.000 per rak.
Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, S.H., mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan program Polri untuk masyarakat yang dilaksanakan secara serentak. Kami mengundang masyarakat untuk datang dan memanfaatkan kesempatan ini guna membeli bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah, khususnya di Kabupaten Bone.
Melalui program tersebut, Polres Bone juga mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan kesempatan ini sebagai upaya bersama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung kesejahteraan serta ketahanan pangan masyarakat.
