BNPB Serahkan Mobil Pickup Traga ke BPBD Bone, Perkuat Respons Cepat Penanganan Bencana


BONEWANUAKKU.COM, BONE— Upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons penanganan bencana mendapat dorongan baru. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI resmi menyerahkan satu unit mobil pickup Traga kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone, Kamis (11/12/2025).

Bantuan armada ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peralatan operasional BPBD, terutama dalam menghadapi berbagai potensi bencana seperti banjir, angin kencang, hingga kebakaran lahan. Mobil pickup Traga tersebut bernilai Rp319.899.999.

Kepala BPBD Bone, Andi Muhammad Ikbal, S.STP, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bukti perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan daerah.

“BPBD Kabupaten Bone mendapat bantuan penguatan armada dari BNPB. Kita sudah serah terima mobil pickup Traga senilai Rp319.899.999,” ujarnya.

Ikbal juga menegaskan bahwa hadirnya bantuan ini tidak terlepas dari dukungan Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, yang sebelumnya melakukan kunjungan langsung ke kantor BNPB RI untuk menyampaikan berbagai kebutuhan daerah terkait penanganan bencana.
“Usulan proposal yang kita ajukan melalui aplikasi tidak hanya mendatangkan bantuan jembatan, tetapi juga armada. Ini sangat membantu memperkuat sarana pendukung kerja-kerja BPBD di lapangan,” tambahnya.

Mobil pickup Traga tersebut akan difungsikan untuk mendukung berbagai operasi kebencanaan, mulai dari evakuasi korban hingga pendistribusian logistik ke titik-titik terdampak. Keberadaan armada ini penting untuk mempercepat mobilitas tim BPBD di lapangan.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman turut menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB.
“Dengan adanya bantuan ini, tentu sangat membantu kami dalam menangani bencana di daerah. Ini adalah bentuk sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” katanya.

Dengan tambahan armada ini, Kabupaten Bone diharapkan semakin siap menghadapi potensi bencana dan dapat memberikan pelayanan kemanusiaan yang lebih optimal kepada masyarakat. (*)