Sulsel Sabet Juara 1 Creative Financing Regional Sulawesi, Wabup Bone: Jadi Motivasi Daerah untuk Terus Berinovasi



BONEWANUAKKU.COM, KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Pada Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang digelar di Claro Hotel Kendari, Jumat (29/5/2026). 

Sulsel berhasil meraih penghargaan Terbaik 1 Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri.

Acara bergengsi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, bersama Kepala Bappeda Kabupaten Bone, H. A. Yusuf. 

Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat sinergi pembangunan dan mendorong inovasi tata kelola pemerintahan.

Penghargaan yang diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diserahkan langsung oleh Kementerian Dalam Negeri dan diterima oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. 

Selain piagam penghargaan, Sulsel juga memperoleh insentif sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya mengembangkan inovasi pembiayaan pembangunan daerah.

"Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan menerima penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 dari Kementerian Dalam Negeri," ujar Andi Sudirman Sulaiman usai menerima penghargaan.

Keberhasilan Sulsel dinilai dari kemampuannya mengoptimalkan berbagai sumber daya daerah melalui inovasi pembiayaan yang efektif dan berkelanjutan. 

Penilaian mencakup pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), digitalisasi layanan pemerintahan, tata kelola keuangan yang sehat, serta penerapan prinsip pemerintahan yang akuntabel.

Malam apresiasi tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. Hadir pula para gubernur, bupati, dan wali kota se-Sulawesi.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan dengan mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) serta data internal Kemendagri. 

Menurutnya, sistem penilaian berbasis regional diterapkan untuk menciptakan kompetisi yang adil antar daerah dengan karakteristik yang relatif setara.

Tito berharap penghargaan dan insentif fiskal yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik mampu menghasilkan kemajuan nyata bagi daerah.

"Penghargaan ini menunjukkan bahwa inovasi, tata kelola yang baik, dan pengelolaan sumber daya yang efektif mampu memberikan hasil yang nyata. Ini menjadi penyemangat bagi daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Ia berharap keberhasilan Sulsel dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat inovasi pembangunan, serta mendorong pertumbuhan daerah yang berkelanjutan. (*)