BONEWANUAKKU.COM, BONE — Puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional hingga pejabat tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut digelar di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).
Mengusung tema “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone” yang berarti “orang yang bersatu membangun dan menopang negeri Bone”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya persatuan, gotong royong, dan kolaborasi dalam mendorong kemajuan daerah.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, bersama Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyambut langsung para tamu undangan yang hadir.
“Selamat datang di Kabupaten Bone, terima kasih atas kehadiranta semua. Kami sangat bersyukur dan berbahagia,” ujar Bupati Bone dalam sambutannya.
Sejumlah pejabat penting turut meramaikan puncak perayaan tersebut. Di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi. Hadir pula perwakilan pemerintah pusat, yakni Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama RI, Helmi Halimat Udhmah.
Dari unsur legislatif nasional, tampak anggota DPR RI Andi Amar Ma'ruf Sulaiman dan Nurdin Halid, serta anggota DPD RI Waris Halid.
Kehadiran juga datang dari unsur TNI, yakni Robi Hermawan, serta jajaran Forkopimda Sulsel, termasuk Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Pangdam XIV/Hasanuddin Bangun Nawoko, Kapolda Sulsel Djuhandhani Rahardjo Puro, dan Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi.
Dari tingkat daerah, sejumlah kepala daerah turut hadir, di antaranya Wali Kota Parepare, Bupati Wajo, Bupati Bantaeng, Bupati Pinrang, Bupati Soppeng, Bupati Luwu, Bupati Toraja Utara, hingga Bupati Tojo Una-Una dari Provinsi Sulawesi Tengah.
Tak hanya itu, mantan Bupati Bone periode 2013–2023, Fahsar M. Padjalangi, juga terlihat hadir bersama Komisaris Utama PT Semen Tonasa, Andi Rio Idris Padjalangi.
Turut hadir pula Forkopimda Kabupaten Bone, pimpinan dan anggota DPRD Bone, aparat TNI-Polri, serta pimpinan instansi vertikal lainnya.
Kehadiran berbagai tokoh dari unsur pemerintah, legislatif, TNI-Polri, dunia usaha, hingga tokoh masyarakat dan akademisi menjadi bukti kuatnya dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Bone.
Momentum Hari Jadi Bone ke-696 ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan Bone yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (*)
