![]() |
BONEWANUAKKU.COM, BONE — Kesigapan Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone berhasil menggagalkan aksi perang kelompok yang diduga akan dilakukan puluhan remaja di Jalan KH Sulaeman Lapawawoi, Kabupaten Bone, Minggu (31/5/2026) dini hari.
Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 02.20 WITA tersebut, polisi mengamankan 33 remaja laki-laki berusia antara 13 hingga 16 tahun. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi bentrokan antarkelompok.
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang melaporkan adanya indikasi perang kelompok di kawasan Jalan KH Sulaeman Lapawawoi. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone yang dipimpin PS Kanit Turjawali Sat Samapta, Aiptu Muhammad Rasyid, bersama Unit Intelkam yang dipimpin Aiptu Andi Ashar, langsung bergerak menuju lokasi.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati sekelompok remaja sedang berkumpul. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap para remaja tersebut.
Hasilnya, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat parang, satu samurai, satu karambit, serta 11 unit sepeda motor yang berada di lokasi.
Seluruh barang bukti langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dari 33 remaja yang diamankan, polisi mengidentifikasi tiga orang yang diduga membawa senjata tajam, yakni AF (16), MJ (15), dan RF (15) yang diketahui berdomisili di wilayah Jalan Hj. Sulaiman.
Ketiga remaja tersebut selanjutnya diserahkan ke Unit Reskrim Satreskrim Polres Bone melalui SPKT untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, 30 remaja lainnya yang tidak terbukti membawa senjata tajam hanya didata identitasnya dan diberikan pembinaan oleh petugas. Karena belum terdapat laporan resmi mengenai kerugian atau korban akibat aktivitas mereka, para remaja tersebut dipulangkan dengan tetap berada dalam pengawasan pihak kepolisian.
Keberhasilan menggagalkan aksi tersebut menunjukkan komitmen Polres Bone dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah terjadinya aksi kekerasan yang melibatkan kelompok remaja.
Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi melalui Kasi Humas Iptu Rayendra Muchtar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap kepemilikan senjata tajam ilegal maupun aksi kekerasan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.
"Kami akan terus melakukan patroli secara intensif dan menindak tegas siapa pun yang berupaya mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah Bone," tegas Rayendra.
Polres Bone juga mengimbau para orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga agar lebih aktif mengawasi pergaulan remaja, terutama pada malam hari, guna mencegah mereka terlibat dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum dan membahayakan keselamatan diri maupun orang lain. (*)
