BONE — Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menerima kunjungan Wakil Bupati Tanah Bumbu, Bahsanuddin, dalam rangka silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama antar daerah di Kabupaten Bone, Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Bone, Kantor Bupati Bone. Bahsanuddin disambut langsung oleh Andi Akmal Pasluddin yang didampingi Penjabat Sekretaris Daerah serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ke Bone. Ia juga menyampaikan salam dari Bupati Bone yang saat ini tengah melaksanakan kunjungan kerja di Jakarta.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Salam dari Bupati Bone yang saat ini sedang melakukan kunjungan kerja di Jakarta,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Bone memaparkan sejumlah potensi daerah.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Bone merupakan wilayah terluas kedua di Sulawesi Selatan dan terpadat kedua setelah Makassar. Daerah ini memiliki 27 kecamatan, 328 desa, dan 44 kelurahan dengan total APBD mencapai Rp2,9 triliun.
Sekitar 70 persen masyarakat Bone menggantungkan hidup pada sektor pertanian dengan luas lahan mencapai 160 ribu hektare. Selain komoditas padi, produksi jagung juga menjadi salah satu andalan daerah.
Tak hanya itu, Bone juga memiliki garis pantai sepanjang 120 kilometer dengan potensi perikanan tangkap seperti kepiting Bone, bandeng, dan udang.
Di sektor transportasi, Bone telah dilayani penerbangan pesawat ATR subsidi Pemerintah Provinsi dengan rute Makassar, Kendari, Balikpapan, dan Morowali, sehingga harga tiket dapat dijangkau masyarakat.
“Kami juga menitipkan warga Bone yang berada di Tanah Bumbu. Mudah-mudahan kunjungan ini semakin mempererat kerja sama kedua daerah, baik dalam pengiriman hasil ekonomi maupun sektor lainnya yang saling menguntungkan,” kata Andi Akmal.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Bumbu, Bahsanuddin, mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Tanah Bumbu pada 2024 mencapai Rp5,2 triliun dan pada 2026 sebesar Rp3,4 triliun.
Daerah tersebut memiliki lahan pertanian sekitar 17 ribu hektare dengan mayoritas masyarakat bergerak di sektor perkebunan sawit dan karet.
Ia juga menyinggung peran pengusaha asal Bone, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa H. Isam, dalam mendorong pembangunan di Tanah Bumbu.
Perusahaan yang dipimpinnya disebut memiliki sekitar 30 ribu karyawan dan memberikan kontribusi besar dalam pembangunan, termasuk kegiatan sosial, pembangunan rumah ibadah, hingga pembangunan bandara.
“Kami bangga bisa mengunjungi kampung halaman beliau. Penunjang pembangunan Tanah Bumbu tidak lepas dari peran H. Isam,” ujarnya.
Bahsanuddin juga menyebutkan jumlah penduduk Tanah Bumbu sekitar 350 ribu jiwa yang tersebar di 12 kecamatan dan 150 desa. Sebagian nelayan yang bermukim di daerah tersebut merupakan suku Bugis, dan beras asal Sulawesi cukup dikenal di wilayahnya.
Menurutnya, kunjungan ke Bone juga bertujuan mempelajari sektor pertanian, termasuk sistem irigasi serta semangat para petani yang mampu menghasilkan produksi pertanian melimpah.
Menanggapi hal tersebut, Andi Akmal menyampaikan bahwa luasnya lahan pertanian Bone didukung kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan harga jual hasil panen petani sehingga semakin memotivasi masyarakat untuk bertani.
Selain itu, modernisasi pertanian serta perhatian dari Menteri Pertanian RI turut mendorong peningkatan produksi pertanian di daerah tersebut.
Tidak hanya padi dan jagung, Bone juga mengembangkan komoditas hortikultura seperti bawang merah, bawang putih, dan berbagai jenis sayuran melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang melibatkan sekolah dan perkantoran untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Budaya orang Bugis memang petani. Apa yang bisa kita kerja samakan, komunitas apa yang bisa saling mendukung sehingga dapat menekan inflasi. Apalagi Bone merupakan penghasil beras terbesar kelima di Indonesia,” tutupnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama investasi serta distribusi hasil pertanian antara Kabupaten Bone dan Kabupaten Tanah Bumbu demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua daerah.
