Jembatan Penghubung Pattuku–Lemo Makin Rampung, Satgas TMMD Fokus Perkuat Pondasi



BONEWANUAKKU.COM, BONE — Komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan terus ditunjukkan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1407/Bone. Memasuki tahapan lanjutan, personel Satgas TMMD kini memfokuskan pekerjaan pada plesteran pondasi jembatan gantung di Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Selasa (4/8/2026).

Pekerjaan dipimpin langsung oleh Kapten Inf. Eko S bersama personel Satgas TMMD yang bekerja penuh semangat untuk memastikan pondasi jembatan memiliki konstruksi yang kuat dan kokoh sebagai penopang utama bangunan.

Tahapan plesteran pondasi menjadi bagian penting dalam proses pembangunan karena akan menentukan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, setiap pekerjaan dilakukan dengan cermat agar hasilnya memenuhi standar konstruksi.

Pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan salah satu sasaran fisik utama Program TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone. Kehadiran jembatan ini nantinya akan menghubungkan Dusun Pattuku dengan Dusun Lemo, sehingga akses transportasi masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.

Seluruh personel Satgas TMMD bekerja secara gotong royong bersama warga setempat. Semangat kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian setiap tahapan pembangunan.

Keberadaan jembatan gantung ini diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat, serta memudahkan akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan layanan publik lainnya.

Melalui Program TMMD ke-129, TNI bersama Pemerintah Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur.

Dengan sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat yang terus terjalin, pembangunan jembatan gantung di Desa Pattuku optimistis dapat diselesaikan tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh warga sebagai sarana penghubung yang aman, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Bontocani. (*)