Semarak HJB ke-696, Bupati Bone Ajak Masyarakat Lestarikan Olahraga Tradisional



BONEWANUAKKU.COM, BONE — Momentum peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bone untuk menghidupkan kembali semangat pelestarian budaya lokal melalui lomba olahraga tradisional.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Merdeka Arung Palakka Jalan Petta Ponggawae, Kamis (2/4). 



Adapun Peserta lomba yaitu perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat, se-Kabupaten Bone. 

Jenis olahraga tradisional khas daerah Bone yang diperlombakan seperti mallanca dan terompah, yang dahulu menjadi permainan rakyat, hingga kini dapat dijumpai pada acara panen raya dan pesta rakyat. 

Mallanca merupakan warisan budaya leluhur masyarakat Kabupaten Bone yaitu tradisi adu betis, menyepak dengan menggunakan tulang kering. 



Suasana lomba berlangsung meriah. Para peserta tampil penuh semangat dengan mengenakan busana adat Bugis, seperti songkok recca dan sarung, menambah nuansa kearifan lokal dalam perayaan tersebut.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya daerah agar tetap lestari.

“Melalui lomba olahraga tradisional ini, kita tidak hanya memeriahkan Hari Jadi Bone ke-696, tetapi juga berupaya melestarikan permainan dan olahraga tradisional agar tidak punah,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menciptakan keakraban antar peserta sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan kembali olahraga tradisional kepada generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal, peringatan HJB ke-696 diharapkan menjadi momentum untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan tradisional Kabupaten Bone. (*)