![]() |
BONEWANUAKKU.COM, BONE — Perjalanan ibadah haji tahun 1447 H//2026 M dari Kabupaten Bone menghadirkan kisah haru dan inspiratif.
Dari total 2.029 calon jamaah haji, tercatat jamaah tertua berusia 93 tahun, sementara yang termuda masih berusia 14 tahun.
Jamaah tertua adalah Mashita Marola Baco, warga Kecamatan Watang Palakka, yang lahir pada 31 Desember 1932.
Di usia yang nyaris satu abad, semangatnya untuk menunaikan rukun Islam kelima menjadi teladan tentang keteguhan iman dan kesabaran dalam menanti panggilan ke Tanah Suci.
Di sisi lain, sosok termuda adalah Fadel Anugrah, remaja berusia 14 tahun kelahiran 25 Juni 2012. Fadel berangkat menggantikan ibundanya suhaimi yang telah meninggal dunia.
Keikutsertaannya menjadi momen penuh haru, sekaligus bukti bakti seorang anak dalam meneruskan niat suci orang tuanya.
Perbedaan usia yang terpaut hampir delapan dekade ini menjadi gambaran bahwa panggilan haji tidak mengenal batas umur.
Baik lansia maupun remaja, semuanya dipersatukan oleh niat yang sama untuk beribadah dan meraih ridha Allah SWT.
Kisah Mashita dan Fadel menjadi warna tersendiri dalam rombongan jamaah haji Kabupaten Bone tahun ini—tentang keteguhan, pengorbanan, dan cinta yang mengiringi langkah menuju Baitullah. (*)
